Kamis, 25 Maret 2010

Apa sih NTFS itu ????

Minggu kemarin tepatnya 22 Maret 2010 mulai perkuliahan semester 4 mata kuliah Troubleshooting dosennya pak Arief. Pas ditanya tentang apa sih NTFS itu jawabannya “Maaf, saya gak tau pak” padahal NTFS itu sehari-hari kita lihat, kita baca dan kita gunakan dalam komputer. Jadinya penasaran yaudah ane jalan-jalan ke blog kawan-kawan ternyata dapat artikel tentang NTFS. Setelah dibaca dan dipahami artikelnya bagus. Lanjut mohon izin untuk posting. Berikut adalah penjelasannya…..

NTFS (New Technology File System) adalah File System yang keluarkan oleh Windows NT untuk menggantikan File System FAT yang memilik beberapa kekurangan. Kelemahan itu antara lain pada data storage dan management, sistem jaringan komputer, dan environment yang mendukung. NTFS diciptakan dengan memadukan suatu konsep file sistem lain, HPFS, yang digunakan pada OS/2 ditambah teknologi baru hasil temuan Microsoft sendiri. NTFS Sendiri diciptakan pada sekitar tahun 90-an.

Partisi NTFS secara teoritis hampir dapat memiliki semua jenis ukuran partisi. Namun ukuran partisi yang maksimum saat ini masih dibatasi oleh kapasitas hard disk. Pada NT4 juga masih memungkinkan terjadinya beberapa masalah instalasi pada partisinya dan juga terjadi jika pada bagian-bagian dari partisi itu ukurannya melebihi 8GB (Giga Bytes).

Seperti pada sistem berkas lainnya, NTFS juga membagi semua tempat pada disk dalam bentuk cluster-cluster. Cluster adalah blok-blok data yang digunakan saat itu. NTFS mendukung untuk semua ukuran cluster, dari 512 bytes hingga 64 Kilo Bytes. Namun yang standar ialah ukuran cluster 4 Kilo Bytes. Berikut adalah ukuran default untuk cluster pada NTFS :

0 – 512 Mega Bytes

512 bytes

513 MB – 1 GB

1 KB

1025 MB – 2 GB

2 KB

2 GB – greater

4 KB



KEUNGGULAN DAN TUJUAN NTFS

Sistem berkas NTFS memiliki sebuah desain yang sederhana tapi memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan sistem berkas FAT. NTFS menawarkan beberapa fitur yang dibutuhkan dalam sebuah lingkungan yang terdistribusi, seperti halnya pengaturan akses (access control), siapa saja yang berhak mengakses sebuah berkas atau direktori, penetapan kuota berapa banyak setiap pengguna dapat menggunakan kapasitas hard disk, fitur enkripsi, serta toleransi terhadap kesalahan (fault tolerance). Fitur-fitur standar sebuah sistem berkas, seperti halnya directory hashing, directory caching, penggunaan atribut direktori, dan atribut berkas telah dimiliki oleh NTFS. Bahkan, Microsoft telah menambahkan kemampuan yang hebat ke dalam NTFS agar memiliki kinerja yang tinggi, lebih tinggi daripada sistem berkas yang sebelumnya semacam HPFS atau FAT, khususnya pada ukuran volume yang besar, tetapi juga tetap mempertahankan kemudahan pengoperasiannya. Salah satu keunggulan NTFS dibandingkan dengan sistem berkas lainnya adalah bahwa NTFS bersifat extensible (dapat diperluas) dengan menambahkan sebuah fungsi yang baru di dalam sistem operasi, tanpa harus merombak desain secara keseluruhan (perombakan mungkin dilakukan, tapi tidak secara signifikan).

Beberapa fitur NTFS:

  • NTFS dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna (dalam NTFS disebut dengan Disk Quota).
  • NTFS mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan menggunakan jenis beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.
  • NTFS mendukung kompresi data transparan yang meskipun tidak memiliki rasio yang besar, dapat digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan hard disk. Selain itu, NTFS mendukung pembuatan berkas dengan atribut sparse (berkas yang berisi banyak area kosong di dalam datanya) yang umumnya dibutuhkan oleh aplikasi-aplikasi ilmiah.
  • NTFS mendukung hard link (tautan keras) serta symbolic link (tautan simbolis) seperti halnya sistem berkas dalam sistem operasi keluarga UNIX, meskipun dalam NTFS, implementasinya lebih sederhana. Fitur symbolic link dalam NTFS diimplementasikan dengan menggunakan Reparse Point yang awalnya hanya dapat diterapkan terhadap direktori. Windows Vista mengizinkan penggunaan symbolic link terhadap berkas.
  • NTFS mendukung penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter. Berbeda dengan sistem berkas FAT yang masih menggunakan pengodean ANSI (8-bit ASCII) dan hanya berorientasi pada format 8.3. Penggunaan nama panjang dalam sistem berkas FAT akan menghabiskan lebih dari dua entri direktori. Untuk lebih jelasnya akan dipaparkan dalam tabel dibawah.
  • NTFS memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas. Fitur ini disebut dengan alternate data stream.

Tabel Perbandingan Karakteristik NTFS dengan FAT32 dan FAT16

Karakteristik

NTFS

FAT32

FAT16

Jumlah berkas dalam satu volume

232-1 berkas

228 berkas

228 berkas

Berkas atau subdirektori setiap direktori

Tidak terbatas

216-2 berkas atau direktori

216-2 berkas atau direktori

Kompatibilitas dengan sistem operasi DOS

Tidak

Tidak

Ya

Dapat dual-booting dengan Windows 95/98

Tidak

Ya (Windows 95 OSR 2.0 ke atas)

Ya (Semua versi)

Kompresi data transparan

Ya

Tidak

Tidak

Enkripsi Transparan

Ya (versi 3.0 ke atas)

Tidak

Tidak

Penetapan kuota ruangan untuk tiap pengguna

Ya

Tidak

Tidak

Ukuran berkas maks

264 – 1 byte

232 – 1 byte

232 – 1 byte

Ukuran cluster min

512 bytes (1 sektor)

512 bytes (1 sektor)

512 bytes (1 sektor)

Ukuran cluster maksimum

64 KB (32 sektor)

64 KB (32 sektor)

64 KB (32 sektor)

Ukuran partisi maksimum

232 cluster

4,177,198 cluster

2 Gigabyte (bisa sampai 4 Gigabyte pada Windows NT)

Jumlah berkas tiap partisi

232 – 1 berkas

228 berkas

216 berkas

Jumlah direktori tiap partisi

Tidak Terbatas

216 – 2 direktori

216 – 2 direktori

Beberapa tujuan spesifik dari NTFS adalah:

1. Reliability :

Satu hal yang penting dari sebuah file system yang serius adalah bahwa file system tersebut harus dapat pulih kembali dari masalah tanpa kehilangan data hasil. Disini NTFS mencegah hilangnya data dan memperkecil toleransi dari kesalahan dalam processing.

2. Security dan Access Control:

Kelemahan dari FAT adalah ketidakmampuan mengontrol akses file atau folder dari hard disk, sehingga memungkinkan pihak luar untuk mengubah data pada suatu sistem jaringan.

3. Breaking Size Barriers:

Karena pada sistem FAT dalam hal ini FAT16 tidak dapat mempartisi lebih dari 4GB, sedang NTFS didesain untuk partisi yang jauh lebih besar.

4. Storage Efficiency:

NTFS lagi-lagi memperbaiki kelemahan pada FAT16 karena pada sistem ini memungkinkan terjadinya ketidakefisienan pada penyimpanan pada kapasitas hard disk. Untuk itu NTFS menggunakan metode lain dalam alokasi kapasitas hard disk tersebut.

5. Long File Names:

NTFS memungkinkan nama sebuah file hingga 255 karakter, dibandingkan dengan pada FAT adalah 8+3 karakter.

6. Networking:

Saat ini networking berkembang pesat dengan NTFS memungkinkan networking dalam skala besar.

7. Storage Fault Tolerance:

Data-redundant storage methods dapat diterapkan pada NTFS. Hal ini berguna dalam menjamin dan melindungi jika suatu data/berkas mengalami kerusakan dengan mengkopi ulang data yang sama dari disk mirror.

8. Multiple Data Stream:

NTFS dapat terdiri dari lebih 1 stream. Stream tambahan ini dapat berisi berbagai jenis data, walau data itu hanya mendeskripsikan berkas atau metadata.

9. Unicode Names:

Unicode merupakan paket karakter standar yang digunakan pada NTFS dan menggantikan karakter older-single byte ASCII. Setiap karakter pada kebanyakan bahasa yang natural adalah direpresentasikan dengan double-byte number dalam paket karakter Unicode.

10. Improved File Attribute Indexing:

Dalam NTFS juga terdapat kemampuan untuk memberi indeks pada atribut berkas, fungsinya ialah sebagai pengalokasian dan sorting.

11. Data Compression:

Dalam kompresi data, metode yang digunakan adalah Lempel-Ziv Compression. Dengan algoritma ini dipastikan tidak ada data yang hilang pada proses kompresi.

12. Encryption:

NTFS juga menyediakan Encrypted File System atau EFS untuk perlindungan cryptografic pada berkas atau direktori.

13. Reparse Points:

Dalam NTFS, sebuah berkas atau direktori dapat berisi reparse point, dimana terdapat sekumpulan dari user-defined data.

Semoga bermanfaat…..


Klik disini untuk referensinya

1 komentar:

Poskan Komentar